Posted by Tyo on 08.09

Masyarakat Timor Leste Mulai Sesali Perpisahan Dengan NKRI Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail Jumat, 24 November 2006 Masyarakat Timor Leste merasa menyesal harus memisahkan diri dengan Negara Kesatuan Repubkil Indonesia (NKRI) melalui referendum
Hidayatullah.com --Sebagian besar masyarakat Timor Leste yang
memisahkan diri dengan Negara Kesatuan Repubkil Indonesia (NKRI) melalui
referendum mulai menyesali perpisahan tersebut. "Yang
menikmati kemerdekaan Timor Leste hanyalah kelompok tertentu saja,
sementara kehidupan mayoritas masyarakat Timor Leste yang tersebar di
berbagai pelosok desa kian menderita, ketidakstabilan...
Posted by Tyo on 07.36

Sewaktu
Republik Indonesia Serikat dibentuk, Sultan Hamid II diangkat menjadi
Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu
ia ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan
gambar lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis
dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara
Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis
Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy,
Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia
ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih
dan...
Posted by Tyo on 07.34

Presiden
pertama Republik Indonesia, Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno,
lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21
Juni 1970. Ayahnya bernama Raden Soekemi
Sosrodihardjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Semasa hidupnya, beliau
mempunyai tiga istri dan dikaruniai delapan anak. Dari istri Fatmawati
mempunyai anak Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari
istri Hartini mempunyai Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri Ratna Sari
Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak
Kartika.. Masa kecil Soekarno hanya beberapa tahun hidup
bersama orang tuanya di Blitar. Semasa...
Posted by Tyo on 07.31

Permusuhan Yahudi terhadap Islam sudah terkenal dan ada sejak dahulu
kala. Dimulai sejak dakwah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan
mungkin juga sebelumnya bahkan sebelum kelahiran beliau. Hal
ini mereka lakukan karena khawatir dari pengaruh dakwah islam yang akan
menghancurkan impian dan rencana mereka. Namun dewasa ini banyak usaha
menciptakan opini bahwa permusuhan yahudi dan islam hanyalah sekedar
perebutan tanah dan perbatasan Palestina dan wilayah sekitarnya, bukan
permasalahan agama dan sejarah kelam permusuhan yang mengakar dalam diri
mereka terhadap agama yang mulia ini. Padahal pertarungan kita
dengan Yahudi adalah...
Posted by Tyo on 08.35
sorry mixpod.com nya lagi error..klik get tracks aja buat dengerin nya...
Posted by Tyo on 07.13
sung ha jung (8 tracks) by elshaa17 - Mix...
Posted by Tyo on 21.17

Sukhoi PAK-FA adalah sebuah pesawat jet
tempur generasi kelima yang dikembangkan oleh Sukhoi OKB untuk Angkatan
Udara Rusia. Prototipe saat ini Sukhoi T-50 PAK FA, ketika berkembang
penuh, Dimaksudkan untuk menggantikan MiG-29 Fulcrum dan Su-27 Flanker
di persediaan Rusia dan melayani sebagai dasar dari proyek / Sukhoi HAL
FGFA sedang dikembangkandengan India. Sebuah pesawat tempur generasi
kelima jet, ia dirancang untuk secara langsung bersaing dengan F-22
Lockheed Martin’s Raptor dan F-35 Lightning II.T-50 melakukan
penerbangan pertama 29 Januari 2010. penerbangan keduanya adalah pada
tanggal 6 dan ketiga pada 12 Februari....
Posted by Tyo on 21.14

Saat ini, penerbangan perintis di
beberapa wilayah Nusantara seperti Papua masih menggunakan
pesawat-pesawat produksi lama, seperti Twin Otter. Beberapa unit yang
ada telah tidak layak pakai sehingga diperlukan pesawat yang lebih
modern.
Karenanya, sejak tahun 2006, PT
Dirgantara Indonesia mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 orang
untuk menggantikan peran pesawat perintis yang ada sekarang. Saat ini,
uji aerodinamika pesawat tersebut telah dituntaskan.
“Pengembangan pesawat jenis ini biasanya
memakan waktu 3 tahun. Namun, kita mungkin akan selesaikan 2-2,5
tahun,” kata Andi Alisjahbana,...
Posted by Tyo on 20.46

Kita Pasti sering berfikir, dengan semua
kapasitas dan teknologi yang dimiliki, kenapa sampai sekarang Indonesia
belum dapat membuat Jet tempur sendiri? Akhirnya PT Dirgantara
Indonesia (PTDI) yang berkerja sama dengan Korea Selatan telah siap
mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur T-50 Golden Eagle
senilai US$8 miliar. Dari sumber berita yang beredar saat ini, Direktur
Integrasi Pesawat PT DI Budiwuraskito mengemukakan sejumlah sarana dan
prasarana yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mampu
mengerjakan pesawat tempur sejenis T-50 Golden Eagle yang merupakan
pengembangan pesawat oleh Korea Selatan-Amerika...