• SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Kamis, 04 Oktober 2012

Senjata SS2 V5C Kopassus Produk Pindad

Posted by Tyo on 04.57


Senjata SS2 V5C Kopassus Produk Pindad

Ribuan senjata serbu SS2 V5C pesanan Kopassus sedang diproduksi oleh PT Pindad. Untuk tahap awal, Kopassus akan mendapatkan 1000 pucuk SS2 V5K dalam waktu dekat.

Sementara pasukan Brimob memesan vari

an SS2 V5A1.

Pasukan TNI telah menggunakan SS2 V1 sejak tahun 2005, namun SS2 V5 pertama kali ditampilkan pada tahun 2008. Sementara varian SS2 V5 Commando dan SS2 V5AI, baru diproduksi tahun 2012.

Senjata SS2 V5 muncul untuk menanggapi keluhan terhadap senjata SS2 V2 dan V4 selama ini.

Coba kita dengarkan pengakuan seseorang yang pernah menembakkan SS2 V2:

“Kelemahan: Posisi pisir agak tinggi dan tidak ditunjang dengan cheekpiece yang baik. Saat membidik bukan tulang pipi yang nempel di cheekpiece popor, tapi lebih ke arah dagu sehingga kurang nyaman.

“Larasnya terlalu panjang, sama dengan M16. Untuk perang di hutan mungkin cocok, tetapi untuk perang kota bisa merepotkan pergerakan, meski popor bisa dilipat”.

“Handgrip masih berbentuk turbular. Ada baiknya diganti dengan Picanntiny rail (MIL-STD-1913 rail, STANAG 2324 rail atau simply “Tactical Rail).

Beberapa pakar teknologi senjata menilai jarak ketinggian antara popor dengan rear sight terlalu besar. Rear sight popor terlalu tinggi terhadap buttstock, membuat petembak bisa/terpaksa kehilangan a good cheek weld demi mendapatkan sight picture.

Sight differentialsenjata SS2 dianggap menyalahi salah satu hukum Basic Rifle Marksmanship, bahwa rifle shooting ditentukan oleh: support arm, shooting arm, shoulder, and cheek weld.

Senjata SS2 memiliki recoil yang lebih besar daripada SS1. Untuk single shot tidak terlalu berpengaruh terhadap akurasi. Tapi jika menggunakan rapid fire, recoil yang lebih besar akan memperpanjang waktu target reacquisition sehingga akurasi akan merosot.

Dari koreksi semacam itu, muncullah varian SS2 V5. senjata SS2 V5 didisain oleh PT Pindad untuk memenuhi kebutuhan senjata perang kota. Ukurannya lebih pendek, lebih ringan, nyaman dipakai, tahan terhadap kelembaban tinggi dan lebih akurat setelah mengoreksi sustain rate of fire.

SS2 V5 memiliki panjang laras 252mm. Bandingkan dengan SS2 V1 = 460mm, SS2 V2 = 403mm dan SS2 V4- 460mm. Dengan laras yang lebih pendek tersebut, membuat SS2 V5 juga memiliki panjang senapan paling pendek diantara seluruh varian SS2 yang rata rata memiliki panjang 920- 990mm. Sementara SS2 V5 hanya 770mm.

SS2 V5 memiliki popor senjata extended, penambahan picatinny rail yang memudahkan telescope keluar-masuk, telescope lebih akurat dan front handle yang memudahkan pengoperasian senjata.


SS2-V5 memiliki tiga model fire mode: otomatis, single shot dan machine. Pindad mengaku telah mengujinya diberbagai medan sesuai standar TNI baik air sungai, rawa dan laut dan kekuatan karet.

Beginilah enaknya jika pasukan militer menggunakan senjata produksi negeri sendiri. Unit unit militer bisa memesan jenis senjata berdasarkan varian yang mereka inginkan. Kopassus memesan SS2 V5 Commando dan Brimob SS2 V5AI. Pasukan mana lagi yang menyusul ?.

Evolusi SS2
Dengan mengusung SS2 4 HB V and G2 Pistol Combat Indonesia juara umum lomba menembak militer internasional AASAM- Australia 2012. Bahkan Indonesia telah 5 kali juara umum AASAM, dengan mengusung berbagai varian senjata SS2.

Tidak seperti SS-1 yang dibuat berdasarkan lisensi FN FNC Belgia, SS-2 murni dirancang oleh teknisi Pindad. Itu sebabnya, bentuk SS-2 banyak mengalami perubahan.

SS-1 masih menggunakan baja tempa sebagai bahan baku utama, sehingga berat paling ringan 3,75 kilogram untuk varian SS-1V5. Sementara dengan menggunakan bahan alumunium, berat SS-2 menjadi 3,4 kilogram. Bahkan varian SS2 V5, lebih ringan lagi 3,2 Kg.

SS2 V5 Commando
Pisir SS-1 hanya dapat disetel pada posisi 250 meter dan 400 meter. Sedangan pisir SS-2 dapat disesuaikan untuk jarak: 100, 200, 300 meter dan seterusnya. Hal ini berguna guna mempermudah petembak membidik target. Amunisi SS-2 masih tetap menggunakan kaliber 5,56 milimeter standar NATO.

SS-2 dilengkapi ball stoper. Ketika peluru habis ditembakan, petembak tidak perlu mengokang kembali senjata untuk pengisian magazin.

Jarak jangkauan tembak SS-2 V1 mencapai 400- 500 meter dan dilengkapi teleskop Trijikon atau Close Quarter/Tactical CQT. Senjata SS-2 dapat dipasang: teropong malam, bayonet, silencer dan pelontar granat kaliber 40 milimeter. Popornya dapat dilipat, sehingga mudah untuk dibawa oleh prajurit di lapangan. Senapan serbu SS 2 diklaim dapat beroperasi diberbagai medan tanpa khawatir macet ketika digunakan.

Sejak diproduksi 2005, Pindad telah membuat beberapa varian, yakni: SS-2 V1, SS-2 V1 Heavy Barrel (HB), SS-2 V2 versi karabin (750 peluru/menit), SS-2 V4 sniper rifle, SS-2 V4 HB dan SS-2 V5 subcompact. Pada tahun 2006, TNI-AD membeli 10.000 pucuk senapan SS2. Senjata SS-2 ini baru digunakan oleh TNI. Sementara SS-1 telah dipakai beberapa negara Afrika dan Amerika Selatan, Filiphina dan Thailand.

Departemen Pertahanan Malaysia sempat tertarik dengan senjata SS2. Namun pemerintah Malaysia harus berpikir untuk mengeksekusinya, karena bisa memunculkan tekanan politik di dalam negeri.

Pembelian panser Anoa oleh Malaysia sempat memunculkan gejolak di masyarakat Malaysia. Pemerintah Malaysia berdalih, pembelian itu hanya untuk pasukan mereka di Lebanon, bukan untuk penggunaan di Malaysia.

SS-2 Buatan PT. PINDAD Lebih Bagus Daripada AK-47 dan M-16

Posted by Tyo on 04.55



Tahukah anda bahwa dalam 4 Tahun Terakhir para Tentara Nasional Indonesia [TNI] selalu menang dalam perlombaan antar Tentara Negara Perserikatan dan International, seperti yang di
Autralia, Brunai dll.

Itu semua tidak lepas dari bagusNya kualitas senjata buatan PT PINDAD, dalam hal ini SS-2. kenapa saya bilang Kualitas senjataNya, bukan Hanya dari Orang/PenembakNya..??

PT PINDAD menantang bagi Anda yang meragukan kualitas senjata SS-2, untuk menycoba sendiri. Hal ini juga yang terjadi, dan di alami oleh Kamerawan TVRI..yang mencoba sndiri senjata SS-2 itu. Kamerawan itu menggunakan senjata SS-2 untuk menembak sasaran dalam jarak sekitar 250M, dan berhasil mengenai semua sasaran, Hebatkan..? bahkan seorang Kamerawan, yang amatir dalam soal senjata berhasil menembak semua sasaran..bagaimana jika seorang profesional/tentara yang menggunakan senjata tersebut.?? pasti hasilNya lebih baik lagi.

Oleh karena itu sebaikNya kita harus bangga terhadap prestasi yang berhasil di raih oleh PT PINDAD.

Sekaligus memberi masukan, agar jangan cuma terpaku oleh UpDate-an dari PB International saja, tapi bisa membuat UpDate sendiri, dan memasukan senjata Asli buatan produk Indonesia kedalam PB yang kualitasNya sudah terbukti dalam 4 Tahun terakhir dapat mengalahkan AK-47 buatan Rusia dan M-16 buatan Amerika Serikat.

Grup 1 Kopassus

Posted by Tyo on 04.54


Gabungan kualifikasi paratroop dan commando dalam diri seorang prajurit. Itulah konsep dasar seorang prajurit Kopassus. Ditambah spesialisasi lainnya, ia menjelma sebagai prajurit individu yang lethal, mematikan.

Jujur saj

a, aura satuan tempur satu ini benarbenar kuat. Ketika COMMANDO barn melewati gapura Ksatriaan Gatot Subroto di depan markas, aroma tempur itu langsung terasa. Entah dari mana datangnya, desiran itu menyeruak di batin dan membuat bulu roma berdiri. Kontak batin itu seperti membimbing kami untuk bertekad menyibak rahasia dibalik kebesaran nama Grup I Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini.

Untuk level TNI, Kopassus memang satuan yang sangat terpandang. Secara terpisah, sejumlah personel satuan elit TNI lainnva mengakui bahwa Kopassus pantas menvandang sebutan itu. Baik karena sejarah pembentukannya yang panjang, puluhan operasi yang dijalankan, keberhasilan yang diraih serta kepercayaan dari pimpinan TNI terhadap mereka.

Dalam psikologi militer, pilihan karir menjadi pasukan khusus bukanlah keputusan yang main-main. Setiap prajurit mesti sadar “sesadar-sadarnya” akan pilihan yang ia buat. Karena ketegangan yang dialami seorang pasukan khusus sudah terasa langsung saat keputusan ia ambit. Mengingat porsi penugasan yang ketat itu pula, semboyansemboyan “Kalau Anda Ragu Lebih Baik Kembali”, bukanlah isapan jempol belaka.

Sebagai satuan tempur berkualifikasi para dan komando (parako), Grup 1 Kopassus merupakan operator utama pertempuran konvensional maupun nonkonvensional. Terutama prinsip-prinsip unconventional warfare, sudah jadi menu utama prajurit begitu memasuki Pusdik Passus (Pusat Pendidikan Pasukan Khusus) di Batujajar, Jawa Barat. Nyaris semua materi pendidikan terfokus kepada pembentukan prajurit individu. Ujung dari pendidikan tujuh bulan itu adalah empat tugas pokok Parako: raid, perebutan cepat, penyekatan dan patroli jarak jauh.

Selain sadar dengan bentuk tugas, setiap prajurit Grup I juga amat mengerti resiko yang bakal dihadapi. Pola operasi yang tidak lazim, bergerak dalam tim-tim kecil berkekuatan 10 orang serta lebih banyak mengendap di kegelapan malam, memang bukanlah sebuah operasi yang mudah. Tak jarang pula kemenangan hams ditebus dengan menyabung nyawa demi loyalitas terhadap sesama.

Sudahlah dalam jumlah kecil, dari segi persenjataan juga terbatas. Hanya senapan serbu SS2 (satu orang dengan peluncur granat M203 kaliber 40 milimeter) dan dua pilihan senapan mesin: Ultimax 100 dan Minimi, keduanya kaliber 5,56 milimeter. “Kopassus beroperasi dalam misi khusus dengan kerahasiaan tinggi, terlalu banyak senjata malah merepotkan, tidak efektif untuk alam Indonesia yang berhutan,” jelas seorang prajurit.

Pengintaian jarak jauh (long range reconnaissance) adalah jenis operasi yang berbahaya. Banyak sisi pada operasi macam ini bisa jadi buah simalakama. Lamanya waktu pengintaian tidak hanya menyita tenaga tapi juga mental. Kadang resiko bisa jadi sangat tidak terbayangkan. Kita masih ingat ketika 11 Green Berets menghilang saat melakukan misi pengintaian dan sabotase di Irak, 11 Maret 1991. Bebalnya para jenderal di Pentagon kala itu, tidak memasukkan nama-nama mereka dalam daftar MIA (missing in action). Bahkan mendiskusikan nasib mereka pun, lidah mereka kelu.

Sebagai sebuah satuan tempur setingkat brigade, Grup I yang dipelopori Mayor Inf. L.B. Moerdani tentu tidak mau bertindak konyol. Untuk itulah perencanaan, penguasaan medan, keakuratan data, kesiapan fisik, mental dan amunisi hams diperhitungkan matang. Dalam kondisi terparah, tak jarang pula mereka mengejar musuh dengan kesiapan serba terbatas. Disinilah peran perwira atau bintara senior. Baik dalam menyiapkan atau memberikan keyakinan kepada anggotanya.
Yang makin meneguhkan Grup I sebagai brigade pasukan khusus, adalah sarana dan prasarana markas yang teramat lengkap. Mulai dari sarana perkantoran, latihan, sosial dan rekreasi, tersedia dan terawat rapi di komplek seluas 234 hektar itu. Penting dicatat, semua berada di dalam markas bukan di area publik. Walau masih jauh dari ideal, mengingatkan kepada konsep Fort di AD Amerika Serikat. Di Indonesia, katanya Grup I jadi percontohan. Dimana fasilitas militer tidak berbaur dengan kehidupan sipil.

SAS vs ABRI: Hampir Matinya Benny Moerdani di Front Malaya

Posted by Tyo on 04.52



Hampir Tewasnya Benny Moerdani di Front Malaya. Kesulitan menangkal penyusupan pasukan lawan tidak hanya menimpa ABRI. Diseberang perbatasan Inggris juga mengalami hal serupa. Situ
asi tersebut menyebabkan pihak Inggris mendatangkan bantuan pasukan Gurkha dan tambahan pasukan dari Australia dan Selandia baru. Inggris tidak mungkin membangun pagar betis di sepanjang perbatasan yang panjangnya 1000 km. Mereka juga tak mampu menyebar pasukan hanya untuk menjaga wilayah berhutan lebat, penuh bukit dan lembah curam.

Untuk mengatasi kesulitan alam tersebut kemudian dihadirkan satu skadron pasukan komando SAS ! SAS merupakan kesatuan komando elite Inggris. Dalam setiap gerakan, mereka selalu menggunakan empat anggota. Dengan kekuatan terbatas, SAS harus sanggup melakukan operasi militer, menyusup jauh di daerah lawan, tanpa perlu kembali ke pangkalan untuk jangkan waktu lama. SAS dikirim ke Kalimantan Utara setelah Mayor Jenderal Walter Walker, panglima pasukan Inggris, tidak mau menderita kerugian lebih besar. Walker berpendapat, hanya SAS yang mampu menangkal penysusupan gerilyawan Indonesia. Tugas SAS mengacau wilayah pertahanan lawan dengan menyusup jauh, masuk ke wilayah Indonesia.

Dalam posisi sama-sama menentang Malaysia, Indonesia mendukung gerilyawan TNKU. Pasukan untuk membantu TNKU memakai nama Detasemen Sukarelawan Malaya. nantinya, mereka merupakan bagian Brigade Sukarelawan Bantuan Tempur Dwikora. Keanggotannya berbaur antara warga Malaya, sukarelawan Indonesia serta berbagai kesatuan ABRI. Pada bula-bulan pertama konfrontasi, keterlibatan ABRI masih selalu di samarkan. Tetapi ketika konflik semakin meningkat, tak ada lagi alasan untuk bersembunyi. Secara terbuka ABRI mulai melatih, membekali dan ikut menyeberang perbatasan.

Menghadap pasukan Inggris yang profesional dan terlatih baik, Indonesia mulai mengalami banyak korban, Buku Sejarah Operasi Operasi Gabungan dalam Rangka Dwikora menyebutkan: “Untuk mengurangi jumlah korban, Indonesia mulai memasukkan pasukan ABRI, sebab mereka lebih berpengalaman dalam bertempur. Sehingga pada pertempuran 10 Juli 1964 di kampung Sakilkilo dan Batugar di Sabah, NKU meraih kemenangan pertama. Dalam pertempuran satu peleton TNKU melawan dua peleton tentara patroli Inggris dan Gurkha, TNKU berhasil menewaskan musuh 20 orang tanpa pihaknya menderita korban”.

Selama bertugas di perbatasan Kalimantan Utara, Benny harus menyamar. Dia bukan prajurit ABRI. Dia mendapat identitias baru sebagai sukarelawan. Seragammnya di ganti seragam TNKU yang berbeda warna dan modelnya dengan pakaian seragam ABRI. Dalam posisi sebagai anggota TNKU, namanya masih tetap Moerdani namun disamarkan sebagai warga Kalimantan Selatan, kelahiran Muarateweh, kota kecil ditepi Kapuas. Dengan jatidiri ini Benny memimpin pasukan gerilya menganggu pertahanan Inggris.
Pada saat melakukan penyusupan ke seberang perbatasan, Benny nyaris tewas. Peristiwanya di catat rinci dalam laporan SAS.

Laporan tersebut nantinya diketahui Benny, ketika tahun 1976 berkunjung ke Inggris. Disana dia sempat bertemu muka dengan kedua orang prajurit Inggris yang nyaris menembaknya dirinya.
Insiden di atas terjadi pada sebuah sungai kecil di perbatasan Kalimantan Timur. Iring-iringan perahu gerilyawan Indonesia menyusuri sungai sementara anggota SAS telah siap menghadang. Benny, yang sedang berada di sampan paling depan, sudah muncul dalam sasaran tembak. Senapan telah diangkat, siap dibidikkan. Tetapi…. picu tidak jadi ditarik.
“Apa betul kamu bertugas disana waktu itu??” tanya Benny kepada kedua prajurit Inggris tersebut dalm pertemuan pribadi.
“Yes Sir,” jawab mereka serentak.

“Why didn;t you pull the trigger??” desak Benny ingin tahu.
Salah seorang prajurit segera mengamit rekannya, yang langsung memberi jawaban, “He told me to wait for the Queen Elizabeth, Sir”. Queen Elizabeth nama kapal penumpang terbesar milik Inggris. Maksud prajurit Inggris tersebut, mereka belum jadi menembak karena merasa, masih harus menunggu dulu kapal besar lain, yang mungkin mengikuti iring iringan sampan.
Ternyata, tidak pernah ada perahu besar lewat. Dengan demikian, Benny justru bisa luput dari tembakan.

Mendengar pernyataan bekas lawannya, Benny berkomentar, If you had pulled the trigger, you know, you would’ve caused the highest ranking casualty on our side….(Kau tahu, andaikan kau jadi menarik picu, waktu itu kamu akan berhasil membikin korban dengan pangkat tertinggi pada pasukan kami..”.
Dan dalam sebuah operasi penyergapan di pedalaman Kalimantan Timur, para gerilyawan TNKU pernah mencegat pasukan SAS. Dalam pertempuran sengit, seorang pasukan SAS tertawan, satu tertembak mati dan dua lainnya lari ke wilayah Sabah. Keberhasilan meringkus anggota SAS oleh Benny segera disampaikan kepada Achmad Yani.

Peristiwa tersebut sangat penting, sebab Indonesia kemudian akan punya bukti, pasukan Inggris melakukan penyusupan ke wilayah Indonesia. Bukti hidup tersebut akan dipakai sebagai bahan propaganda. Sayang, jalur transportasi menuju lokasi tempat tawanan berliku liku. ketika pasukan penjemput tiba, anggota SAS tersebut telah terlanjur tewas, akibat luka luka yang dia derita. Insiden tersebut dicatat Thomas Geraghty dalam buku Who dares Wins, The Story of the SAS 1950-1980 :” Hanya seorang prajurit SAS pernah ditawan musuh. Seorang prajurit luka parah sesudah disergap dan tak pernah diketemukan. tetapi, pimpinan resimen mengetahui, berdasar pengakuan masayarakat suku terasing, dia akhirnya meninggal, sebelum berhasil dikorek pengakuannya”

Mayat anggota SAS yang tertawan akhirnya dikuburkan di tengah hutan Kalimantan, hanya dog-tags tali leher berisi nama dan nomor induk pemilik, berikut senjatanya di kirim ke Jakarta sebagai tanda bukti

Minggu, 23 September 2012

Jepang – China di Ambang Perang

Posted by Tyo on 02.04


Di tengah-tengah memanasnya suhu politik di Laut China Selatan, tiba-tiba saja Jepang membuat gebrakan dengan membeli sekelompok pulau yang tengah disengketakan dengan China. Pemerintah Jepang membeli tiga d
ari lima pulau di gugusan Senkaku yang selama ini disewa dari Keluarga Kurihara, seharga 26 juta dolar AS. Keluarga Kurihara membeli pulau yang tidak berpenghuni ini pada tahun 1972 dari keluarga Jepang lainnya.

Pemerintah China langsung bereaksi keras. Presiden China Hu Jintao memperingatkan pembelian tiga pulau itu oleh Jepang bersifat ilegal. Bahkan Perdana Menteri Wen Jiabao menegaskan tidak akan membiarkan sejengkalpun tanah Diayou yang kaya sumber daya alam dan gas bumi, lepas ke negara lain.

“Pulau ini bagian yang melekat pada China dan ini masalah kedaulatan wilayah”, ujar Perdana Menteri China. Untuk itu pemerintah China mengirim kapal patrolinya.

Tahukah anda, apa reaksi Jepang atas gertakan China tersebut ?. Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda, dengan dinginnya mengatakan: “Kekuatan militer China di wilayah sengketa adalah tantangan yang harus dihadapi”.

Tentu China tidak menyangka respon dari Jepang seberani itu. Dengan kata lain Jepang telah bersiap untuk merespon dan memukul kekuatan militer China jika masuk ke gugus kepulauan Senkaku, China menyebutnya Diayou.

Sebagai seorang bushido, ucapan PM Jepang Yoshihiko Noda tentu bukan hanya gertak sambal. Militer Jepang pun tidak ragu ragu menangkap sekelompok aktivis China yang mendarat di pulau sengketa tersebut.

Kini bola berada di tangan China. Sejauh mana kapal patroli mereka berani mengganggu gugus kepulauan Senkaku.
senkaku island Jepang China di Ambang Perang

Uotsuri, satu dari Pulau Sengketa di Senkaku

Saya sedang membayangkan. Kapan militer Indonesia bisa berbicara segagah Jepang, saat wilayah NKRI diklaim atau diganggu oleh negara lain. Nyali besar seperti yang ditunjukkan oleh Jepang, tentu harus didukung oleh kemampuan militer yang kuat.

Jika tidak, nasibnya akan seperti Filiphina yang bersengketa dengan China di laut China Selatan atas pulau / gugusan karang Karang Scarborough.

Awalnya militer Filipina menangkapi nelayan China yang melaut di sekitar Karang Scarborough. Namun tindakan itu direspon China dengan mengirim gugusan kapal perang yang besar dan membuat militer Filiphina mundur. “Mereka benar-benar ingin menguji apa sebuah negara kecil seperti Filipina dapat melawan negara raksasa,” ujar Mayor Ego Loel tak berdaya.

Kisah konflik Filiphina – China mirip konflik Jepang – China, namun berakhir berbeda. Hal itu menunjukkan tindakan militer atau aksi militer sebuah negara harus disesuaikan dengan kemampuan militer mereka, jika tidak mau konyol atau dipermalukan oleh negara lain.
japan dispute 2 Jepang China di Ambang Perang

Gugus Kepulauan Senkaku, Laut China Timur

Lalu apa yang terjadi akibat konflik antara Jepang dan China ?

Amerika Serikat meminta China dan Jepang untuk tidak meningkatkan ketegangan menyangkut sengketa kepulauan yang diklaim kedua negara, dan memperingatkan ketegangan antara kedua negara itu akan berdampak pada global.

“Ini adalah arena ekonomi global dan pertikaian jangan diperbesar. Semua pemimpin harus mencurahkan perhatian secara jujur,” ujar Asisten Menlu AS Kurt Campbell di Washington.

“Kita memiliki banyak pilihan dalam mempertahankan perdamaian dan stabilitas. Kita yakin bahwa dialog damai dan pemeliharaan perdamaian. Stabilitas adalah sangat penting terutama dalam situasi kini.”

AS mengatakan pihaknya tidak akan berpihak dalam sengeketa wilayah itu, kendatipun Jepang satu sekutu dekat mereka.

Walaupun diperingatkan oleh AS, namun China tetap saja bergerak. Selasa 11 September 2012, dua kapal pengintai China mulai berada di sekitar Pulau Diaoyu, yang disengketakan dengan Jepang.

Sumber dari China Marine Surveillance (CMS) mengatakan keberadaan dua kapal itu untuk menjaga kedaulatan China di sekitar wilayah tersebut, sekaligus mengantisipasi berbagai kemungkinan menyusul pernyataan Pemerintah Jepang, yang membeli pulau tersebut.


Sikap China ini langsung direspon oleh Jepang. Rabu 12 September 2012, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda memerintahkan Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) untuk sepenuhnya siap menghadapi keadaan darurat, terutama terkait dengan masalah sengketa pulau dengan China.

Noda meninjau penjaga kehormatan JSDF di dalam Departemen Pertahanan, dan kemudian menghadiri pertemuan komandan senior JSDF, didampingi Menteri Pertahanan Satoshi Morimoto. Noda menyampaikan pidato kepada sekitar 180 komandan senior JSDF pada pertemuan tersebut.

Dalam pidato itu, Noda mengatakan ketidakpastian atas lingkungan keamanan di sekitar Jepang meningkat ke peringkat tertinggi karena aktivitas militer negara-negara di sekitarnya, termasuk Korea Utara, China dan Rusia, menjadi lebih aktif, sehingga JSDF harus memantau dan menganalisis negara-negara itu dengan ketat. Dia terutama menyebutkan bahwa China telah semakin aktif di laut sekitarnya.

Kini situasi konflik di pulau Senkaku memasuki titik terpanas. Jepang siap merespon segala tindakan dari militer China, jika menganggu atau memasuki gugus kepulauan Senkaku. Semoga tidak terjadi perang China dan Jepang yang notabene kekuatan ekonomi kedua dan ketiga di dunia. Jika perang terjadi, sudah pasti imbas ekonomi akan dirasakan oleh seluruh dunia.

Terlepas persoalan konflik itu, gaya Jepang dalam merespon ancaman China terlihat cool dan keren. Semakin keren dan berwibawa karena Jepang tidak mencoba menarik-narik atau melibatkan Amerika Serikat dalam konflik (seperti yang biasa dilakukan Israel). Jepang memilih tampil tegak berdiri di kaki sendiri (JKGR).

Strategis Kawakan AS Tentang Perang Besar Dunia

Posted by Tyo on 02.02

Strategis Kawakan AS Tentang Perang Besar Dunia

Henry Kissinger, strategis dan tokoh politik Amerika Serikat awal tahun 2012 mengungkap sebuah skenario yang sekarang ada indikasi Amerika sedang berusaha merealisasikannya.

Mantan menteri luar negeri AS di era pemerintahan Richard Nixon itu tahun lalu dalam wawancaranya dengan Global Research mengungkap upaya Amerika untuk merealisasikan tatanan d

unia baru. Dalam wawancara itu Kissinger berbicara tentang masa depan dunia dan apa yang harus dilakukan Amerika Serikat.

Strategis kawakan berusia 89 tahun ini mengatakan, "Jika Anda tidak mendengar tabuh genderang perang, maka Anda tuli."

"Amerika Serikat adalah sedang membiarkan Cina dan Rusia bermain, dan paku terakhir di peti mati adalah Iran, yang tentu saja menjadi target utama Israel. Kami membiarkan Cina untuk meningkatkan kekuatan militernya dan Rusia untuk keluar dari Sovietisasi, guna memberi mereka rasa keberanian palsu, yang itu akan mempercepat proses kehancuran mereka bersama bersama. Kami seperti penembak jitu yang membiarkan lawan pemulanya menarik pistol, dan ketika mereka akan melakukannya, dor, dor!"

"Perang mendatang akan sedemikan parah sehingga hanya satu negara adidaya yang bisa menang, dan itu kita. Inilah sebabnya mengapa Uni Eropa adalah terburu-buru untuk membentuk superstate karena mereka tahu apa yang akan terjadi, dan untuk bertahan hidup, Eropa harus menjadi satu negara yang utuh dan kompak. Urgensi mereka itu menginformasikan kepada saya bahwa mereka tahu betul pertarungan besar segera terjadi."

Setelah menjelaskan hal tersebut, Kissinger mengatakan, "Oh, bagaimana saya bisa memimpikan momen menyenangkan ini. "

"Kuasai minyak maka Anda mengontrol bangsa-bangsa, kuasai makanan maka Anda mengontrol rakyat."

Kissinger menambahkan: "Jika Anda warga biasa, maka Anda dapat bersiap menyambut perang dengan pindah ke pedesaan dan membangun sebuah peternakan, tapi Anda tetap harus mengangkat senjata, mengingat gerombolan orang-orang kelaparan akan berkeliaran."

Setelah berhenti selama beberapa menit, Kissinger melanjutkan, "Kami mengatakan kepada militer bahwa kita harus menguasai lebih dari tujuh negara di Timur Tengah atas sumber alamnya dan mereka (militer) hampir menyelesaikan tugasnya. Kita semua tahu apa yang saya pikirkan terkait militer, tetapi saya harus mengatakan mereka sekarang sangat mematuhi perintah. Hanya saja batu loncatan terakhir, yaitu Iran yang benar-benar akan merusak keseimbangan... Jangan lupa, Amerika Serikat, memiliki senjata terbaik, kita memiliki hal-hal yang tidak dimiliki bangsa lain, dan kami akan memperkenalkan senjata-senjata itu kepada dunia tepat pada waktunya. "

Ucapan Kissinger kala itu menuai reaksi dahsyat akan tetapi berbagai sisi dari wawancara tersebut semakin tampak penting sekarang ketika Amerika Serikat sudah memulai program-program seperti yang garis besarnya dijelaskan oleh Kissinger.

Ungkapan Kissinger itu jika disandingkan dengan pernyaataan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta (15/9) bahwa Washington harus siap mengirim pasukannya ke 17-18 titik di dunia Islam menyusul protes anti-penistaan terhadap Rasulullah, maka semakin jelas pula bahwa kemungkinan ini merupakan bagian dari skenario yang telah lama dirancang oleh Amerika Serikat.

Sumber :Iran Indonesian Radio

Indonesia Siap Bangun Pusat Nuklir Di Kalbar

Posted by Tyo on 02.01


Indonesia Siap Bangun Pusat Nuklir Di Kalbar

Jakarta - Pemerintah pusat mewacanakan untuk membangun pusat nuklir di Provinsi Kalimantan Barat karena di daerah tersebut ditemukan sumber daya alam uranium yang cukup besar.

Gubernur Kalimant
an Selatan Rudy Ariffin yang juga ketua Forum Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Kalimantan di Banjarmasin, Senin mengatakan, beberapa waktu lalu dia bersama dengan perwakilan Gubernur wilayah Kalimantan melakukan pertemuan dengan beberapa kementerian antara lain, Kementerian Ekonomi, ESDM dan terkait lainnya.

Salah satu hasil pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembangunan pusat pengembangan nuklir untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dan sumber energi lainnya.

"Kalimantan adalah wilayah cukup kaya, bukan hanya tambang batu bara, emas dan lainnya tetapi juga uranium di Kalbar," katanya.

Karena bahan baku utama energi nuklir tersebut banyak di temukan di Kalbar, sehingga diwacanakan untuk mengembangkan energi tersebut untuk pembangunan pemenuhan energi masa depan Kalimantan.

Rencana tersebut, kata dia, juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan energi nasional yang kini masih kurang, sehingga pelaksanaan MP3EI serta Permen ESDM tentang larangan bahan baku energi keluar dari Indonesia bisa segera diwujudkan.

"Kami sangat berharap berbagai infrastruktur, jalan, jembatan dan bandara udara, pelabuhan laut dan energi di wilayah Kalimantan bisa diselesaikan pada 2014," katanya.

Tanpa dukungan infrastruktur dan energi yang memadai, tambah dia, pelaksanaan MP3EI dan Permen ESDM tersebut akan sulit untuk direalisasikan.

Apalagi, kata dia, beberapa negara importir tambang seperti Jepang, China, dan beberapa negara lainnya, kini sudah mulai mengurangi permintaan karena ditemukannya gas yang cukup besar di Amerika dan Australia.

Kondisi tersebut, kata dia, dikhawatirkan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah, walaupun kini tambang bukan lagi satu-satunya tumpuan perekonomian Kalsel.

"Kedepan kita akan mengembangkan sektor perekonomian dalam arti luas, selain juga mendorong tumbuhnya investasi terutama industri skala besar," katanya.

Kini, tambah Gubernur, yang sudah siap untuk beroperasi adalah tiga perusahaan bijih besi di Kabupatan Tanah Laut dan Tanah Bumbu, sebagai salah satu wujud dari pelaksanaan MP3EI.

Sumber : ANTARA

style type='text/css'> HTML,BODY{cursor: url("http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/sweden.gif"), auto;}
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site